life just a story
life is full of surprises and a question mark happy ending that's what I wanted to do but I realize I'm only human who can plan and god who determines what is in fact all my plans according to my wishes or not
Kamis, 13 September 2012
Jumat, 24 Februari 2012
Kamis, 16 Juni 2011
cerita tentang kehidupan kecil di bumi memang selalu menarik perhatian saya untuk menuangkan kan kedalam khayalan saya yang sederhana...
seperti halnya dengan cerita berikut yang akan saya bagi....
kisah tentang hidup dua orang anak manusia yang selalu ikhlas menjalani kehidupan nya yang serba kekurangan di dunia ini... yang bahkan menganggap satu hari bisa makan satu kali saja itu sudah merupakan nikmat dari sang pemberi rezeki yang sangat besar bagi mereka , apalagi pemikiran untuk memilki kendaraan atau alat komunikasi yang canggih seperti yang diinginkan anak2 remaja saat ini pada umumnya.. itu hal yang sangat jauh dari pemikiran mereka, mereka tak peduli seberapa banyak harta yang dimiliki teman nya , tetangga bahkan mungkin keluarganya, karena mereka menganggap itu semua bukan lah kebahagiaan yang abadi namun hidup dengan syariat agama dan damai itu lah kehidupan yang dijalankan oleh mereka di dunia ini..yang mereka yakini akan membawa mereka ke dalam kebahagiaan yang abadi....
sedikit tentang kehidupan mereka yang lumayan mengiris hati... bahkan sempat berpikiran untuk tidak ingin pernah merasakan apa yang mereka rasa...
kedua anak tersebut adalah aris dan anjar... sebenarnya salah satu dari mereka sempat merasakan apa yang namanya menjadi anak dari seorang pengusaha sukses, kaya dan terkenal di golongan kelas atas...
yaitu anjar anak yang pernah merasakan itu ....
tapi untuk meraskan hasil dari kekayaan orang tua nya itu tidak lah lama ia rasakan .... dua tahun setelah ia menghirup udara dan melihat bumi ini ia kehilangan kedua orang tua nya yang pergi menghadap pencipta bumi dan langit beserta isinya....
kedua orang tuanya tewas saat kecelakaan mobil sepulang dari urusan meeting dengan client bisnis mereka berdua di salah satu hotel... kedua nya tewas di tempat dengan kondisi yang sangat mengenaskan ....
anjar yang belum mengerti apa2 waktu itu tidak mengetahui bahwa kedua orang tuanya baru saja meninggalkan ia untuk selama-lamanya.. malang memang...
seperti halnya dengan cerita berikut yang akan saya bagi....
kisah tentang hidup dua orang anak manusia yang selalu ikhlas menjalani kehidupan nya yang serba kekurangan di dunia ini... yang bahkan menganggap satu hari bisa makan satu kali saja itu sudah merupakan nikmat dari sang pemberi rezeki yang sangat besar bagi mereka , apalagi pemikiran untuk memilki kendaraan atau alat komunikasi yang canggih seperti yang diinginkan anak2 remaja saat ini pada umumnya.. itu hal yang sangat jauh dari pemikiran mereka, mereka tak peduli seberapa banyak harta yang dimiliki teman nya , tetangga bahkan mungkin keluarganya, karena mereka menganggap itu semua bukan lah kebahagiaan yang abadi namun hidup dengan syariat agama dan damai itu lah kehidupan yang dijalankan oleh mereka di dunia ini..yang mereka yakini akan membawa mereka ke dalam kebahagiaan yang abadi....
sedikit tentang kehidupan mereka yang lumayan mengiris hati... bahkan sempat berpikiran untuk tidak ingin pernah merasakan apa yang mereka rasa...
kedua anak tersebut adalah aris dan anjar... sebenarnya salah satu dari mereka sempat merasakan apa yang namanya menjadi anak dari seorang pengusaha sukses, kaya dan terkenal di golongan kelas atas...
yaitu anjar anak yang pernah merasakan itu ....
tapi untuk meraskan hasil dari kekayaan orang tua nya itu tidak lah lama ia rasakan .... dua tahun setelah ia menghirup udara dan melihat bumi ini ia kehilangan kedua orang tua nya yang pergi menghadap pencipta bumi dan langit beserta isinya....
kedua orang tuanya tewas saat kecelakaan mobil sepulang dari urusan meeting dengan client bisnis mereka berdua di salah satu hotel... kedua nya tewas di tempat dengan kondisi yang sangat mengenaskan ....
anjar yang belum mengerti apa2 waktu itu tidak mengetahui bahwa kedua orang tuanya baru saja meninggalkan ia untuk selama-lamanya.. malang memang...
Langganan:
Postingan (Atom)



